Minggu, 05 Februari 2012
Debut Manis Cristian Tello Berikan Kemenangan Barcelona
Barcelona wajib mengepak poin tiga atas Real Sociedad jika tak mau terus tertinggal dari pemuncak klasemen sementara Real Madrid. Apalagi sebelum laga ini dimulai, Los Blancos memperlebar jarak menjadi 10 poin berkat kemenangan tipis 1-0 atas Getafe.
Sociedad bukannya tanpa perlawanan, Antoine Griezman nyaris menjebol gawang Victor Valdes di menit 51 setelah menerima umpan matang Inigo Martinez. Namun, Sociedad urung menyamakan kedudukan karena tendangan Griezman diselamatkan Valdes.
Sergio Busquets Absen Panjang?
Gelandang bertahan Barca ini bisa saja absen panjang setelah melihat tayangan insiden tabrakan dengan Carlos Martinez.
Sergio Busquets baru masuk di menit 76 menggantikan Jonathan Dos Santos, tapi dia hanya bertahan tujuh menit di lapangan. Busquets terpaksa ditandu keluar setelah bertubrukan cukup keras dengan Carlos Martinez di menit 83. Dalam tayangan ulang, tekel Martinez mengenai lutut Busquets dan dia terlihat sangat kesakitan. Seberapa serius cedera pemain 23 tahun ini masih belum diketahui, tapi melihat reaksi pelatih Pep Guardiola dan Cesc Fabregas yang menutup wajah dengan tangan mereka, kelihatannya cedera yang dialami Busquets cukup parah.
Busquets baru akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut, Minggu (5/1) waktu setempat. Sementara itu, kemenangan 2-1 atas Real Sociedad membuat Barca masih tertinggal tujuh poin dari Real Madrid di klasemen Primera Liga Spanyol.
Sumber:http://www.goal.com/id-ID/news/1357/sepakbola-spanyol/2012/02/05/2886983/sergio-busquets-absen-panjang
Sabtu, 04 Februari 2012
Pep Guardiola Tak Akan Cari Pengganti Seydou Keita
Ada banyak pemain-pemain dari Barcelona B yang bisa dipertimbangkan masuk ke dalam tim utama, kata Pep Guardiola.
Manajer Barcelona Pep Guardiola memastikan tidak bakal mencari pengganti Seydou Keita di bursa transfer paruh kedua musim. Seperti diketahui, gelandang asal Mali itu memperkuat negaranya untuk kompetisi Piala Afrika.
Pep menjelaskan, ada banyak pemain dari tim reserves yang bisa diangkat ke permukaan. Namun sang pelatih juga enggan sembarangan menarik pemain Barcelona B tersebut."Kami tentu akan membawa beberapa pemain dari tim reserves kami, namun tergantung dari seberapa bagus mereka," ungkap Guardiola.
"Akan tetapi bukan berarti kami tidak akan menggunakan jasa mereka untuk dimasukkan ke first team. Contohnya Cuenca, ia pemain yang amat bagus. Ia mencuat, kami mengawarkannya posisi tim utama, dan ia pun menerimanya," tambah Guardiola.
Sumber:http://www.goal.com/id-ID/news/1357/sepakbola-spanyol/2012/01/13/2844694/pep-guardiola-tak-akan-cari-pengganti-seydou-keita
Seydou Keita: Real Madrid & Juventus Inginkan Saya
Keita tidak tergiur dengan godaan uang.
Bek Barcelona Seydou Keita menyatakan dirinya sempat ditawari banyak uang untuk bergabung dengan Real Madrid dan Juventus. Namun, hal itu tak dilakukannya, dan ia tetap berkomiten untuk Azulgrana.
Pemain asal Mali yang sedang menjalani tugas bersama timnas di ajang Piala Afrika itu memang sempat diminati sejumlah klub besar Eropa. Ia pun menyatakan keinginannya untuk mengakhiri karir di Camp Nou, meski tidak bisa dipastikan."Saya sebenarnya sudah terlibat negosiasi dengan Real Madrid dan Juventus. Beberapa klub lain juga melakukan. Mereka menawari saya banyak uang," ujar Keita kepada L'Equipe.
"Tapi, saya memberikan kata-kata saya kepada para direktur Barcelona.'
Keita mendapatkan kesempatan untuk meninggalkan Barca pada akhir musim ini demi mencari tantangan baru bersama klub lain. Namun, ia belum bisa memutuskan apa yang dilakukannya nanti.
"Saya sungguh tidak bisa mengatakannya sekarang. Saya cinta Barca, ini adalah rumah saya," ujarnya dalam wawancara dengan GOAL.com.
Sumber:http://www.goal.com/id-ID/news/1357/sepakbola-spanyol/2012/02/03/2882438/seydou-keita-real-madrid-juventus-inginkan-saya
Pep Guardiola: Barcelona Belum Boleh Menyerah
Tertinggal tujuh angka dari Real Madrid tidak bisa dijadikan alasan bagi Barcelona mengibarkan bendera putih dalam memerebutkan gelar La Liga Spanyol.
Kans Barcelona mempertahankan titel juara La Liga Spanyol mereka musim lalu terbilang sulit. Pasalnya saat ini mereka tertinggal tujuh angka dari Real Madrid.
Selain itu kualitas performa Barcelona juga menurun belakangan ini. Dari tiga laga terakhir yang sudah dijalani, semuanya berakhir dengan hasil imbang.Pep Guardiola sendiri sempat menyatakan timnya mulai merasakan adanya tekanan untuk bisa mempertahankan tropi juara musim lalu. Namun demikian, enternador Barca itu menegaskan timnya belum menyerah untuk bisa kembali menjadi juara musim ini.
"Banyak yang meyakini kami sudah tamat di liga, tapi mereka tak akan bisa meyakinkan saya demikian," paparnya.
"Biarlah saya meyakini kami bisa menang lagi dan jika memang tak bisa juara, kami akan mengucapkan selamat kepada lawan kami."
Guardiola menegaskan bahwa timnya sudah tahu untuk bisa menjadi juara tidaklah mudah.
"Kami sudah bermain bagus dalam jangka waktu yang lama dan Anda tak akan tahu betapa sulitnya menjaga permainan seperti ini. Pemain harus terus memberikan usaha terbaik mereka untuk tetap berlanjut. Mereka akan menyesalinya jika tidak melakukannya. Kami belum boleh menyerah," tandas Guardiola.
Sumber:http://www.goal.com/id-ID/news/1357/sepakbola-spanyol/2012/02/02/2881986/pep-guardiola-barcelona-belum-boleh-menyerah
Kamis, 02 Februari 2012
Jose Mourinho Belum Coret Barcelona
Jose Mourinho menilai pujian-pujian yang dialamatkan pada Real Madrid terkait peluang mereka juara di musim ini hanya akan membuat konsentrasi skuad terpecah belah.
Pertemuan antara Real Madrid dan Barcelona pada musim ini di semua kompetisi acapkali selalu berakhir manis bagi pasukan Pep Guardiola. Namun hal tersebut sepertinya belumlah cukup bagi Lionel Messi cs dalam menandingi dominasi armada Jose Mourinho di papan klasifika sementara La Liga Spanyol.
Saat ini, Madrid memimpin klasemen dengan keunggulan tujuh poin meninggalkan Barca di posisi runner-up berkat konsistensi Los Blancos dari laga ke laga. Barcelona yang justru beberapa kali terlihat tersandung ketika menghadapi tim-tim semenjana, hal tersebut yang lantas membuat mereka tertinggal defisit yang cukup jauh.Meski demikian situasinya, Mourinho enggan mencoret Barca dari perburuan gelar. Sang pelatih justru tetap memasang kewaspadaan tingkat tinggi pada musuh bebuyutannya itu.
"Apakah dengan jarak tujuh poin itu bisa dibilang cukup jauh? Media atau wartawan mungkin berpikir demikian, tetapi saya menolak anggapan itu," tandas Mourinho kepada Lusa.
"Orang-orang yang sudah menyebut-nyebut kami adalah juaranya dan Barcelona tak akan bisa bangkit mengejar adalah mereka orang-orang yang sama sebelumnya, yang hendak menciptakan perpecahan dan konflik di tubuh Madrid," ujar Mourinho yang tak mau termakan oleh sanjungan-sanjungan dari pihak luar.
"Mereka itu justru orang-orang yang akan merusak keseimbangan di Madrid. Saya cukup tenang dengan posisi ini, dan siap menghadapi apapun hal terburuk atau yang terbaik."
Saat ini, Madrid memimpin klasemen dengan keunggulan tujuh poin meninggalkan Barca di posisi runner-up berkat konsistensi Los Blancos dari laga ke laga. Barcelona yang justru beberapa kali terlihat tersandung ketika menghadapi tim-tim semenjana, hal tersebut yang lantas membuat mereka tertinggal defisit yang cukup jauh.Meski demikian situasinya, Mourinho enggan mencoret Barca dari perburuan gelar. Sang pelatih justru tetap memasang kewaspadaan tingkat tinggi pada musuh bebuyutannya itu.
"Apakah dengan jarak tujuh poin itu bisa dibilang cukup jauh? Media atau wartawan mungkin berpikir demikian, tetapi saya menolak anggapan itu," tandas Mourinho kepada Lusa.
"Orang-orang yang sudah menyebut-nyebut kami adalah juaranya dan Barcelona tak akan bisa bangkit mengejar adalah mereka orang-orang yang sama sebelumnya, yang hendak menciptakan perpecahan dan konflik di tubuh Madrid," ujar Mourinho yang tak mau termakan oleh sanjungan-sanjungan dari pihak luar.
"Mereka itu justru orang-orang yang akan merusak keseimbangan di Madrid. Saya cukup tenang dengan posisi ini, dan siap menghadapi apapun hal terburuk atau yang terbaik."
Copa Del Rey: Valencia Imbangi Barcelona Di Mestalla
Tandukan Carles Puyol melenyapkan keunggulan Los Che lewat Jonas di duel pertama semi-final Copa del Rey.
First leg semi-final Piala Raja Spanyol antara Valencia dan Barcelona di Mestalla, Kamis (2/2) dinihari WIB, berakhir sama kuat 1-1.Los Che memimpin lebih dahulu di menit ke-27 melalui Jonas. Kapten Barca, Carles Puyol, menyetarakan kedudukan hanya delapan menit berselang.
Pada paruh kedua, kubu tamu memperoleh kans emas untuk berbalik memimpin lewat titik putih, namun eksekusi penalti Lionel Messi dimentahkan dengan gemilang oleh kiper Diego Alves.Jalannya pertandingan:
Merepotkan pertahanan Los Blaugrana dengan serangan-serangan cepat, usaha armada besutan Unai Emery terbayar di pertengahan paruh pertama.
Melakukan tusukan dari sisi sayap kiri, Jeremy Mathieu memberikan umpan tarik yang langsung disambar sepakan Jonas untuk menjebol gawang kawalan Jose Pinto.
Sebelumnya pada menit ke-17 Valencia sempat dibuat geram karena Pinto terlihat jelas menghalau kans Roberto Soldado dengan tangannya di luar kotak penalti, namun wasit tak menggubris klaim kubu tuan rumah.
Setelah kebobolan, Barcelona perlahan menemukan ritme permainan mereka. Peluang pun diperoleh ketika Isaac Cuenca menyodorkan bola kepada Alexis Sanchez, sayang tembakan pemain Cili itu bisa digagalkan Diego Alves dan membuahkan sepak pojok.
Dari tendangan penjuru itulah Barca akhirnya mampu menyamakan kedudukan. Tak terkawal, Carles Puyol sukses menanduk bola guna menjebol gawang Los Che (35').
Baru beberapa menit pascaturun minum, jala Valencia bergetar untuk kali kedua setelah Alexis menyelesaikan umpan matang Lionel Messi, tapi golnya tak disahkan wasit karena lebih dulu terperangkap off-side.
El Barca mendapatkan kesempatan untuk berbalik unggul dari titik putih menyusul pelanggaran Miguel terhadap Thiago Alcantara di area berbahaya. Sayang, sepakan Messi sebagai eksekutor mentah oleh penyelamatan gemilang Diego Alves.
Eks portero Almeria itu kembali memamerkan ketangguhannya saat menggagalkan upaya Eric Abidal dengan tinjunya.
Kembali peluang hadir bagi Barcelona saat Dani Alves, masuk di menit ke-63 menggantikan Alexis, melakukan umpan satu-dua dengan Messi, tapi tembakan pemain Brasil itu hanya membentur tiang jauh.
Mendekati pengujung laga, kedua tim tampak puas dengan hasil imbang dan sedikit menurunkan tempo. Skor 1-1 akhirnya menjadi penutup.
Pada leg kedua di Camp Nou, hasil imbang tanpa gol akan cukup meloloskan The Catalans ke laga puncak berkat gol away Puyol. Sementara Valencia harus menang atau mencatatkan skor seri 2-2 ke atas.
Sumber: http://www.goal.com/id-ID/match/74921/valencia-vs-barcelona/report
Langganan:
Postingan (Atom)






