Barca club anthem

About

Rabu, 23 Januari 2013

Barcelona Akan Pinjamkan Isaac Cuenca

Barcelona berharap kebugaran Isaac Cuenca kembali dengan bermain di klub lain.

 Isaac CuencaBarcelona dikabarkan berniat untuk mengirimkan Isaac Cuenca ke klub lain dengan status pinjaman di bursa transfer musim dingin ini.Seperti yang diketahui, pemain yang berposisi sebagai gelandang sayap tersebut baru pulih dari cedera panjang dan manajemen Barcelona menginginkan sang pemain mengembalikan kebugarannya dengan bermain di klub lain.

Sebelumnya Cuenca telah santer dikaitkan dengan Queens Park Rangers dan Valencia dalam beberapa pekan terakhir.

Tetapi, siapapun yang nantinya menggaet Cuenca, mereka akan terancam membayar denda apabila Cuenca tidak bermain secara reguler di klub tersebut.


http://www.goal.com/id-ID/news/1357/sepakbola-spanyol/2013/01/24/3696111/barcelona-akan-pinjamkan-isaac-cuenca
Read More..

Pemain, Pelatih, Tim Terbaik La Liga Spanyol Jornada 20 Versi GOAL.com Indonesia

Tiga pemain yang mencatatkan namanya di papan skor Valencia versus Madrid masuk dalam daftar pemain terbaik pekan ini.

Mesut Özil, Angel Di María, Gonzalo Higuaín - Real MadridRangkaian laga jornada ke-20 La Liga Spanyol menjadi saksi bahwa Barcelona, sang pemuncak klasemen sementara, tidak immortal. Di tangan Real Sociedad, Blaugrana yang memegang rekor tak terkalahkan sepanjang paruh pertama keok dengan skor 3-2, meski sempat unggul 2-1.

Sehari setelahnya, Atletico Madrid memangkas jarak dengan The Catalans menjadi delapan angka berkat kemenangan 2-0 dan Real Madrid pun merespons kekalahan Barca dengan berpesta di Mestalla. Tidak tanggung-tanggung, lima gol disarangkan Los Blancos yang dicetak Gonzalo Higuain serta Cristiano Ronaldo dan Angel Di Maria yang masing-masing membukukan dua.

Walau demikian, tak ada perubahan signifikan di susunan klasemen karena The Catalans tetap unggul 15 poin dari sang kampiun bertahan.

Di laga lain, Malaga dan Rayo Vallecano terpeleset sementara Osasuna meraih kemenangan penting di rumah atas Deportivo La Coruna, yang membuka peluang Galicians menjauhi dasar klasemen.

Merujuk sukses Sociedad memutus rekor Barca dan pesta Madrid di hadapan pendukung Los Che serta sejumlah hasil lain selama jornada ke-20, GOAL.com Indonesia memilih pemain, pelatih serta tim yang pantas mendapat apresiasi.



PENJAGA GAWANG

Andres (Osasuna)

Di posisi kiper, nama Andres Fernandez berada di urutan terdepan yang membantu Osasuna meraih kemenangan vital atas Deportivo La Coruna sehingga membawa tim mulai mengintip keluar dari zona merah.

BEK KANAN
BEK TENGAH BEK TENGAH BEK KIRI

Manquillo (Atletico)

 Illarramendi ( Betis)

 Valiente ( Valladolid)

Varane (Madrid)

Manquillo dan Raphael Varane ditempatkan di dua sisi lini belakang. Bek belia Atletico Madrid mampu menyuguhkan performa brilian dan calon full-back masa depan, keberanian Manquillo membantu serangan membuahkan assist yang dikonversi Adrian.

Sementara Varane begitu rapi menjaga lini belakang Los Blancos, tak memberikan kesempatan kepada Valencia memasuki area penalti saat tim tamu mencoba mengejar gol.

Untuk jantung pertahanan, Asier Illarramendi serta Marc Valiente pantas mendapatkan apresiasi. Illarramendi salah satu pemain penting saat Sociedad menjungkalkan Blaugrana. Meski sudah kebobolan dua gol, pemain 2 tahun ini tetap tenang menjaga lini belakang dan sebuah crossing dari sepak pojok yang dilepaskannya menjadi awal gol yang menyeimbangkan kedudukan.

Valliente, nama terakhir yang mengisi garis terakhir, berhasil meredam agresivitas Zaragoza terutama Helder Postiga yang beberapa kali mengancam gawangnya. Bek 25 tahun ini juga nyaris mencetak gol yang bisa memperbesar keunggulan Valladolid.


GELANDANG KANAN GELANDANG TENGAH GELANDANG KIRI

Oscar (Valladolid)

Angel Di Maria (Madrid)

Mesut Ozil (Madrid)

Oscar menjadi bintang saat Valladolid membungkam tamunya Zaragoza di hadapan publik sendiri. Pemain 30 tahun berperan sebagai pengatur ritme permainan dan satu gol serta assist menjadi bukti mengapa Oscar pantas diberikan kredit di pekan ini.

Penampilan impresif Angel Di Maria dan Mesut Ozil saat melumat Los Che membuat mereka tak perlu diragukan lagi untuk menyegel tempat di lini tengah.

Di Maria membuka penampilan gemilang dengan menyuplai bola kepada Higuain, kemudian menambahkan dua gol masing-masing di menit 34 dan 45 sementara gelandang internasional Jerman menjadi kreator serangan Los Blancos dan dua assistnya berhasil diteruskan Di Maria serta Ronaldo. Passingnya benar-benar mematikan, kombinasi dari akurasi dan visi yang tepat. Dia mendikte permainan sejak awal hingga akhir laga.


PENYERANG KANAN
PENYERANG TENGAH PENYERANG KIRI

Chori Castro (Sociedad)

Ronaldo (Madrid)

Gonzalo Higuain (Madrid)

Tertinggal dua gol saat laga baru berjalan 25 menit, Chori Castro tak membiarkan Blaugrana berpesta di rumah Sociedad. Benar saja dua golnya, yang dipisahkan jeda pertandingan berhasil menyamakan kedudukan sekaligus membangkit spirit tuan rumah untuk memberikan kekalahan pertama bagi tim Tito Vilanova.

Sempat gagal memaksimalkan peluang emas di menit-menit awal pertandingan, tapi Gonzalo Higuain bangkit dengan penyelesaian akhir sempurna di menit kesembilan. Pergerakannya sulit dihentikan dan memaksa bek Los Che bekerja keras menutup celah untuk penggawa Argentina ini.

Pesona Cristiano Ronaldo tak begitu kentara di awal laga, tapi dengan skill brilian kapten Portugal ini menciptakan umpan yang dengan mudah diceploskan Di Maria, sebelum akhirnya dia dua kali ikut mencatatkan namanya di papan skor sebelum turun minum.



PELATIH TERBAIK

Philippe Montanier (Real Sociedad)
"Saya sangat bangga dengan skuat. Kami tahu akan menderita, kami memiliki beberapa momen sulit di pertandingan tapi tak pernah menyerah," demikian ungkapan Philippe Montanier, pelatih pertama yang berhasil mengakhiri dominasi Barca di La Liga.

Ya, keyakinan dan semangat pantang menyerah yang diserukan pelatih berkebangsaan Prancis menjadi kunci sukses Real Sociedad membungkam The Catalans.

Montainer juga mengungkapkan, kekompakan serta sedikit keberuntungan membantu Sociedad mencetak hasil bersejarah, padahal sempat tertinggal dua gol yang dicetak Pedro Rodriguez serta Lionel Messi di pertengahan babak pertama.

PEMAIN TERBAIK
Angel Di Maria (Real Madrid)

Sindiran entrenador Jose Mourinho yang menuding Angel Di Maria menjadi malas setelah mendapat kenaikan gaji tampaknya membuat pengggawa internasional Argentina ini terlecut untuk membuktikan kapasitas.

Kepercayaan pelatih memasukkannya dalam starting line-up saat sowan ke Mestalla, markas Valencia, pun dimanfaatkan Di Maria untuk menjawab kritik para peragu. Benar saja, sebuah umpan manis disodorkan pemain kelahiran 24 tahun silan untuk men-set-up gol pembuka yang dicetak Gonzalo Higuain.

Penamilan Di Maria makin mengilap setelah dua kali menceploskan si kulit bundar ke gawang Los Che untuk membawa pesta lima gol Los Galacticos.

"Saya sudah bermain sangat bagus, yang bisa memaksa orang-orang untuk menutup mulut mereka," kata Di Maria usai pertandingan.


CADANGAN
Beberapa pemain yang layak mendapat apresiasi:

Willy Caballero (Malaga)
Fabio Coentrao (Real Madrid)
Carlos Pena (Valladolid)
Andar (Atheltic Bilbao)
Koke (Atletico Madrid)
Ariz Aduritz (Athletic Bilbao)
Kike Sola (Osasuna)

http://www.goal.com/id-ID/news/1357/sepakbola-spanyol/2013/01/24/3696088/pemain-pelatih-tim-terbaik-la-liga-spanyol-jornada-20-versi 
Read More..

Real Madrid Tunggu Barcelona Atau Malaga di Semi-Final Copa del Rey

Walaupun mendapat dua kartu merah, Madrid menahan imbang Valencia dan melaju ke semi-final Copa del Rey.

Real Madrid celebratingBermain di Mestalla, Rabu (23/1) waktu setempat, Valencia mengemban tugas berat setelah mengalami kekalahan 2-0 dari Real Madrid di leg pertama babak semi-final Copa del Rey.

Tuan rumah juga masih dibayang-bayangi kekalahan telak 5-0 dari tim yang sama di tempat yang sama dalam lanjutan laga La Liga Spanyol pada akhir pekan lalu. Ditambah lagi, mereka tidak diperkuat penyerang andalannya Roberto Soldado yang belum pulih dari cedera. Meski begitu Los Che ternyata tampil bagus sejak awal laga.

Dengan dimotori Nelson Valdez dan Tino Costa, mereka beberapa kali mengancam gawang Madrid. Meski begitu tim tamu juga tak mau kalah dan menghasilkan sejumlah peluang melalui Ronaldo dan Arbeloa. Di menit ke-17 terjadi momen kurang menguntungkan bagi Los Blancos, Casillas mengalami cedera setelah Arbeloa tanpa sengaja menendang jari tangannya saat berebut bola dengan pemain lawan.

Casillas tidak dapat melanjutkan pertandingan dan harus digantikan Antonio Adan. Baru saja berada di lapangan, Adan sudah beraksi dengan mengagalkan sejumlah peluang pemain lawan melalui bola mati. Di sisi lain, Guaita juga tak kalah cemerlang mengamankan gawangnya. Namun menjelang babak pertama berakhir, tim tamu mampu membuat gol.

Umpan Alonso mampu dimanfaatkan dengan maksimal oleh Benzema setelah Costa gagal menghadangnya. Tendangan striker asal Prancis itu kemudian mampu menaklukkan Guaita dan membuat peluang Madrid untuk melaju semakin terbuka.

Di babak kedua, Ever Banega masuk menggantikan Guardado. Namun usaha mereka untuk membuat empat gol agar bisa menyingkirkan Madrid jelas sulit diwujudkan. Meski begitu mereka seperti mendapat angin saat Coentrao mendapat kartu kuning kedua di menit ke-51 setelah melakukan handsball dengan sengaja.

Semenit kemudian, Valencia berhasil menyamakan skor setelah tendangan bebas Costa mampu menjebol gawang Adan. Jose Mourinho langsung bereaksi dengan menarik Ozil dan menggantikannya dengan pemain bertahan, Nacho. Madrid sepertinya lebih memilih untuk mempertahankan keunggulan.

Valencia semakin agresif setelah Pablo Piatti masuk menggantukan Ruiz. Mereka membuat sejumlah peluang tapi kurang tenang dalam penyelesaian akhir. Sementara itu, Angel Di Maria melakukan kekonyolan dengan menendang Joao Pereira saat laga tersisa dua menit, ia pun terkena kartu merah dan harus absen di laga semi-final nanti.

Tidak ada tambahan gol meski Madrid terus diserang setelah Di Maria keluar. Hasil ini membuat Madrid lolos ke semi-final dengan agregat gol 3-1. Mereka akan menanti pemenang antara Barcelona dan Malaga yang baru akan bertanding hari ini, Kamis (24/1)
waktu setempat.

http://www.goal.com/id-ID/match/100421/valencia-vs-real-madrid/report 
Read More..

Susul Carles Puyol, Xavi Akan Teken Kontrak Baru

Sama seperti Carles Puyol, Xavi Hernandez akan meneken perpanjangan kontrak hingga 2016.
Xavi hernandez celebrating his goal in spanish supercup (barcelona-real madrid)
Gelandang andalan Barcelona Xavi Hernandez dijadwalkan akan menandatangani kontrak baru, Senin (28/1) mendatang.Pengumuman disampaikan secara resmi oleh klub sehari setelah kepastian pemain senior lainnya, Carles Puyol, memperpanjang kontrak di Camp Nou. Sama seperti Puyol, Xavi juga akan mengikat diri di klub yang membesarkannya sebagai pemain profesional hingga 2016.

Pemain 32 tahun itu memulai debut bersama Barcelona pada 1998 dan hingga kini telah tampil lebih dari 500 pertandingan.

http://www.goal.com/id-ID/news/1357/sepakbola-spanyol/2013/01/24/3695055/susul-carles-puyol-xavi-akan-teken-kontrak-baru 
Read More..

Sabtu, 19 Januari 2013

PEMAIN MUDA BERBAKAT INDONESIA DI LUAR NEGRI



Arthur Irawan

Espanyol B


Kemajuan cukup berarti diperoleh Arthur Irawan di awal 2013. Pemain yang dicoret dari timnas senior menjelang laga perdana Indonesia di AFF Suzuki Cup 2012 ini masuk ke dalam daftar pemain Espanyol B dalam pertandingan Grup 3 Segunda B Spanyol ketika bermain imbang 1-1 melawan Villarreal B. Namun, asa Arthur untuk memperlihatkan aksinya di atas lapangan masih belum terwujud, karena ia tidak dimasukkan oleh pelatih Raul Longhi.

Alfin Tuasalamony

C.S. Vise


C.S. Vise masih belum menemui kemenangan dalam dua laga pertama mereka di awal tahun. Setelah bermain imbang 1-1 melawan Brussels, Vise dibekap Boussu Dour Borinage 2-1 pada akhir pekan kemarin. Di kedua laga tersebut, Alfin tampil sebagai starter. Di laga melawan Boussu Dour Borinage, Alfin sempat menebarkan ancaman. Umpan Alfin kepada Raphael Lecomte diteruskan ke Chris Makiese di babak pertama, namun belum membuahkan hasil.

Yandi Munawar

C.S. Vise


Akhir pekan kemarin menjadi momen tidak menyenangkan bagi Yandi Munawar. Setelah sempat dimainkan sebagai starter ketika bermain imbang 1-1 melawan Brussels pada 6 Januari, Yandi harus gigit jari, karena tak masuk ke dalam daftar pemain saat C.S. Vise dibekap Boussu Dour Borinage 2-1. Yandi mengaku permainannya tidak maksimal ketika melawan Brussels, karena ditempatkan sebagai bukan striker. Di laga itu, Yandi dijadikan sebagai sayap kanan.

Tonnie Cusell

GVVV


Awal tahun tidak terlalu menggembirakan bagi Tonnie Cussel di kompetisi Topklasse Belanda. Cusell mengawali laga dari bangku cadangan ketika GVVV memetik kemenangan tipis 1-0 atas tamunya, Excelsior'31 di Sportpark Panhuis. Dalam pertandingan yang disaksikan 900 penonton ini, Cusell baru dimasukkan pada menit ke-74 menggantikan Karim Elkaddouri. Gol tunggal kemenangan GVVV dicetak Maurice van der Wilt pada menit ke-33.
Read More..

DEBAT: Apakah Barcelona Tak Bisa Dihentikan?


Barcelona berpotensi melewati rekor Real Madrid, yang mendulang poin 100 musim lalu, setelah di paruh musim ini Los Blaugrana mampu meraup 55 poin.

FC Barcelona celebratesMusim lalu menjadi musim yang fantastis bagi Real Madrid. Betapa tidak, pasukan Jose Mourinho itu hanya kalah dua kali dan mengklaim titel La Liga  dengan catatan meraih 32 kemenangan dan merengkuh poin 100. Sebelumnya tidak pernah ada tim yang mampu menggapai rekor ini di kompetisi Spanyol. Namun hanya delapan bulan berselang setelah pesta juara, Barcelona sepertinya berpotensi mengangkangi torehan Los Blancos. Armada Tito Vilanova kembali menunjukkan kedigdayaan mereka pada akhir pekan kemarin dengan menundukkan Malaga 3-1 di La Rosaleda untuk membuka gap 11 poin menjauh dari kejaran Atletico Madrid di peringkat kedua, dan menciptakan surplus 18 poin dari pasukan Jose Mourinho di posisi ketiga, setelah berpetualang dalam 19 pertandingan liga. Sepanjang paruh musim ini, Barca telah memenangkan 18 pertandingan, seri sekali dan belum pernah tumbang. Secara total, hanya dua dari 57 poin potensial yang terbuang - di mana Barca ditahan Madrid di markas sendiri 2-2 pada awal Oktober tahun lalu.

Dengan fakta perolehan 55 poin di klasemen setelah melewati 19 laga, Barca diprediksikan bisa melampaui torehan Madrid di musim 2011/12, juga melewati perolehan terbaik tim di bawah rezim Pep Guardiola, yakni 99 poin pada musim 2009/10 silam. Ini sungguh menakjubkan, sebab musim ini adalah debut kampanye pelatih Vilanova sebagai juru taktik utama Los Blaugrana.

DALAM ANGKA
dominasi Barcelona di kancah domestik
1 Barca-nya Tito hanya sekali gagal menang di La Liga sepanjang musim ini, yakni ketika ditahan Real Madrid 2-2 di Camp Nou.
10 Barca besutan Tito menjadi tim pertama yang memenangkan 10 pertandingan tandang awal di ajang La Liga Spanyol sepanjang musim ini.
11 Barca memimpin singgasana klasemen dengan jarak 11 poin dari penghuni runner-up Atletico Madrid setelah 19 laga berlalu.
18 18 poin menjadi tanda jarak pemisah antara Barca sebagai pemuncak dan Real Madrid di peringkat ketiga di separuh musim ini.
55 Nyaris Mendekati poin sempurna di separuh musim, yakni 57, hanya terpaut dua angka.
110 Barca berpotensi menembus 110 poin di laga terakhir liga, alias 10 angka lebih besar dari raihan Madrid di musim lalu. Di setiap musim, poin potensial atau poin sempurna tersedia sebanyak 114.
Madrid di musim ini memang dipandang jauh dari performa terbaik mereka. Klub ibu kota ini sejatinya tidak pernah meyimpan kesenjangan poin yang teramat jauh dengan Barcelona dalam sejarahnya. Namun total 37 poin yang mereka kumpulkan saat ini rasanya menjadi misi mustahil bagi Madrid untuk ngotot mengejar perolehan Barca di sisa musim.

Mourinho sebetulnya sempat menyerukan keyakinan jika Madrid bisa mendulang prestasi serupa di musim lalu, namun fakta di lapangan tidak berbicara demikian. Pria Portugal itu terlalu banyak dihadapkan pada polemik baik di luar dan di dalam lapangan. Pasceperpisahan Pep Guardiola, persaingan antar rival abadi bukannya semakin seru, justru malah meciptakan jurang poin yang mencolok. Iker Casillas cs tampil kurang meyakinkan, sementara rival-rival mereka membawa amunisi keyakinan untuk mematahkan prediksi yang menyebut kubu Santiago Bernabue bakal tersenyum lebar [lagi] di pengujung musim nanti.

Secara taktik, bisa dibilang banyak tim lawan keburu ciut kala berhadapan dengan laskar Catalan. Lebih akutnya, klub-klub rival ini sudah kalah duluan secara mental sebelum bola benar-benar disepak. Mungkin hanya tim semacam Deportivo La Coruna dan Mallorca yang berani tampil nothing to lose, di mana mereka berjuang spartan mengimbangi Barca dan akhirnya menyudahi laga dengan skor besar. Pada laga Minggu kemarin, Malaga juga sebetulnya meladeni Barca dengan permainan cantik, namun pada akhirnya mereka harus mengakui keunggulan Lionel Messi cs yang sukses membobol dua gol pertama memanfaatkan blunder pertahanan lawan. Namun jika boleh berbicara mengenai tim mana yang tidak perlu menggunakan bantuan keberuntungan semacam ini untuk menjebol gawang lawan, Barca adalah jawabannya.

Kredit khusus patut disematkan pada Vilanova. Sang pelatih langsung bisa nyetel memimpin skuat  tampil gemilang setelah Guardiola hengkang pada musim panas kemarin. Vilanova disebut-sebut sukses mengatasi masalah krisis lini belakang tim di awal musim, lalu sanggup menancapkan peran untuk membuat para pemain respek terhadapnya, kemudian si pelatih anyar juga berhasil meredakan tensi panas musim lalu di ruang ganti tim, dan berikutnya dia juga tanggap dalam menerapkan permainan taktis nan indah ala Barca. Yah evolusi, bukan revolusi.

Jadi pertanyaannya: apakah Barca versi Tito lebih tangguh dari Los Blaugrana-nya Pep?

Sepertinya masih terlalu dini untuk menjawab pertanyaan sepeti ini. Masih ada beberapa PR yang mungkin harus diperhatikan Tito. Skuat Vilanova sempat membuang kans bagus untuk menahbiskan trofi pertamanya sebagai pelatih di ajang Piala Super Spanyol, namun mereka harus mengakui superioritas Madrid. Berikutnya ada lagi duel seri kontra Madrid di Camp Nou pada laga paruh pertama liga musim ini plus kekalahan mengejutkan dari Celtic di Liga Champions. Catatan-catatan ini seakan menjadi sinyal tersendiri bagi Barca untuk tetap membumi. Namun bagaimanapun, secara keseluruhan sejauh ini Barca sudah membuat gebrakan luar biasa.

Tes sesungguhnya mungkin menanti di Copa del Rey, di mana Madrid bisa saja menjadi lawan mereka di semi-final, lalu Liga Champions, atau mungkin bahkan di La Liga. Soal trofi, seberapa bagus kinerja mereka di setiap laga prestisius akan menentukan seberapa kuat kans Barca bisa bersanding dengan supremasi Barca-nya Guardiola. Namun memenangkan gelar La Liga dengan goresan rekor poin akan menjadi langkah awal yang brilian. Barca saat ini masih di tengah-tengah musim, tapi indikasi untuk mengepak catatan serta rekor-rekor gemilang, sama sekali terbuka lebar. Kembali ke pertanyaan awal, bila di separuh musim ini Barca bisa mengemas 55 poin, apakah perjalanan di paruh kedua musim bisa serupa? Kalau iya, sudah pasti rekor Madrid terpecahkan. Lalu siapa yang bi
sa menghentikan Barca?

http://www.goal.com/id-ID/news/2279/editorial/2013/01/15/3672922/debat-apakah-barcelona-tak-bisa-dihentikan?ICID=AR_TS_5 
Read More..

INDONESIANS ABROAD: Arthur Irawan Masuk Daftar Pemain

Arthur untuk kali pertama masuk ke dalam daftar pemain, tapi tidak dimainkan. Sedangkan Yandi tak masuk line-up C.S. Vise.

Arthur Irawan - Tmnas Indonesia (GOAL.com/Antara)GOAL.com Indonesia kembali menghadirkan kiprah sejumlah pemain Indonesia di kompetisi mancanegara setelah libur musim dingin. Kali ini, Stefano Lilipaly dan Jhonny van Beukering belum beraksi di atas lapangan, karena tim mereka baru bertanding pada akhir pekan ini. Sedangkan S.A.D. Indonesia telah menyelesaikan kompetisi mereka di Uruguay.
Read More..